Indahnya Sawah di Pegunungan

bertani

Sawah adalah hamparan yang harus kita syukuri karena selain penghasil makanan pokok sebagian penghuni negeri ini, juga keindahan dan kesunyiannya yang membuat kita tenang juga merupakan salah satu kelebihan suatu pesawahan. Tidak lengkap rasanya kalau ada suatu kampung di sebuah pegunungan tidak ada sawah, orang tua kita bahkan betah ketika berada di sawah seharian, mereka menyapkan tempat berteduh, shalat dan makan.

Walaupun negeri ini dikelola dengan rencana yang membingungkan masyarakat, dareah pulau Jawa misalnya yang terkenal subur, banyak pesawahan tapi sekarang sudah berganti dengan pabrik-pabrik garmen dan lain sebagainya. Para pengelola negeri ini padahal sudah tau bahwa padi itu makanan pokok kita, tetapi sawah ini tidak diamankan bahkan masyarakat bebas mendirikan rumah ataupun tempat usaha lainnya diatas pesawahan.

Sawah hanya dijadikan sebagai simbol kemiskinan yang turun temurun sehingga banyak para pemuda desa yang tidak mau lagi bertani, bahkan disuruh orang tuanya untuk mencari pekerjaan ke kota. Mestinya sawah itu sebagai simbol kemakmuran karena sebagai penghasil kebutuhan pokok penduduk negeri ini, kita merasa miris sekali negeri ini untuk memenuhi kebutuhan pokoknya saja harus mengimpor dari negara tetangga yang tidak sesubur tanah kita.

 

Indahnya Sawah di Pegunungan

Indahnya Sawah di Pegunungan

Sawah selalu berubah warnanya seiring dengan waktu penanaman, ketika belum ada tanaman padinya bagaikan hamparan air yang luas, dua minggu kemudian terlihat hijau seperti hamparan jarum yang pendek dan rapi, setelah itu berubah warna menjadi hijau lebat memenuhi sawah dan tak lama kemudian berubah lagi menjadi kuning. Semuanya memiliki keindahan sendiri apalagi disertai terbang-terbangnya burung yang memnta jatah.

Semakin lama kita memandangi sawah maka akan terlihat semakin cantik dan menawan, apalagi disertai udara yang semilir tak sebesat di tepi pantai karena tertahan oleh pepohonan yang berada disekitarnya membuat kita betah berlama-lama menghilangkan rasa pengapnya kehidupan sehari-hari di perkotaan. Disini tidak ada pemandangan macetnya jalanan yang menjadi pengantar sarapan ketika pagi dan makan malam ketika pulang kerja.

Banyak sekali indahnya sawah di pegunungan

 

 

 

Leave a Reply